Seminar Ilmiah Dictum “ How Do the Invisible Hands of Social Media Algorithms Shape the Future of Indonesia’s Freedom of Expression?
Pada hari Kamis, 15 Mei 2025, DICTUM (Digital Media, Culture, and Humanities) Telkom University sukses menyelenggarakan Seminar Ilmiah bertajuk “How Do the Invisible Hands of Social Media Algorithms Shape the Future of Indonesia’s Freedom of Expression?”. Bertempat di Aula Lantai 5, Gedung Intata, acara ini menjadi wadah penting untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma media sosial memengaruhi dinamika kebebasan berekspresi di Indonesia.
Seminar ini menghadirkan dua pembicara utama yang ahli di bidangnya: Prof. Merlyna Lim, Canada Research Chair Professor dari Carleton University, dan Dr. Alila Pramiyanti, dosen Ilmu Komunikasi Telkom University. Diskusi berlangsung dengan dimoderatori oleh Dr. Rana Akbari Fitriawan, yang memandu jalannya forum dengan penuh wawasan.
Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang refleksi dan pertukaran pemikiran kritis antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum. Para peserta diajak menelaah bagaimana “tangan tak terlihat” algoritma membentuk opini publik, mempengaruhi ruang ekspresi, dan bahkan menentukan konten yang layak dikonsumsi oleh pengguna media sosial di Indonesia.
Dengan durasi tiga jam, seminar ini berhasil menjadi panggung diskusi ilmiah yang membangun kesadaran kritis terhadap teknologi digital. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Seminar ini juga membuka peluang kolaborasi riset lintas disiplin yang relevan dengan perkembangan dunia digital dan kebebasan sipil.
Pendaftaran seminar dilakukan secara daring melalui formulir online, dan kegiatan ini terbuka untuk umum—memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang tertarik untuk memahami lebih dalam isu strategis ini.






